Ketua TP PKK Lutim Ikut Seminar dan Launching Logo Posyandu Secara Virtual

81

Luwu Timur, batarapos.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Hj. Sufriyati Budiman didampingi Sekretariat dan Pokja IV TP PKK Kabupaten Luwu Timur mengikuti Seminar Modernisasi Posyandu dan Launching Logo Posyandu dalam rangka Peringatan Hari Posyandu Nasional secara virtual yang dibuka oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, di ruang Media Center Dinas Kominfo Lutim, Kamis (29/4/2021).

Ikut pula mendampingi,Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Luwu Timur, Hj. Masrah Bahri Suli bersama para pengurus DWP, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lutim, dr. Rosmini Pandin, Kepala Puskesmas Malili, Hasnah,S.Kep.,Ns, Kepala Seksi Bina Ketahanan Keluarga Balita Anak Remaja dan Lansia Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Riska dan perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan yang diselenggrakan oleh Kementerian Kesehatan RI bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri tersebut bertujuan untuk meningkatkan pembinaan serta dukungan lintas sektor dengan brand atau citra baru masa kini, sehingga dapat menumbuhkan motivasi masyarakat untuk memanfaatkan layanan posyandu secara optimal.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriyati Budiman mengatakan, sekarang ini posyandu dianggap belum maksimal sehingga dengan kegiatan seminar dan launching logo posyandu ini diharapkan adanya posyandu kekinian (modern) di Kabupaten Luwu Timur.

Tetapi yang menjadi harapan utama kita ialah bagaimana masyarakat sadar untuk membawa anak-anaknya ke posyandu, karena posyandu merupakan salah satu wadah pelayanan kesehatan masyarakat khususnya bagi bayi dan balita. Sesuai dengan prinsip bapak Drs. Lutfi T. (Plt. Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa -Kemendagri), jika posyandu maju, negara juga bisa maju dan jika posyandu kuat negara juga kuat,” ungkapnya.

Jadi, kami berharap agar kedepan kader posyandu ini turun bersama-sama untuk bagaimana meningkatkan motivasi masyarakat agar mau datang ke posyandu. Selain itu, kami juga berharap agar para orang tua tidak berhenti membawa anak-anaknya ke posyandu setelah di imunisasi, tapi tetap dibawa agar bisa dikontrol secara continue demi mengurangi angka stunting, selain itu juga termasuk perbaikan gizi anak melalui posyandu,” tukas istri Bupati Luwu Timur tersebut. (ikp/kominfo)

SebelumnyaSebanyak 61 KPM Desa Samaenre Terima BLT Tahap Pertama, Kades : Kita Usahakan Selesai Sebelum Lebaran
SelanjutnyaBupati Luwu Timur Pimpin Apel Kebangsaan Tiga Pilar