Liputan : Dedi
Luwu Utara, batarapos.com – Ratna, Kepala Desa Malangke, kecamatan Malangke, kabupaten Luwu Utara, memberikan penjelasan terkait keluhan sejumlah warga yang menerima bantuan banjir berupa 2 kilogram beras dan satu bungkus mi instan.
Menurut Ratna, bantuan tersebut merupakan bagian dari bantuan yang dibawa Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, saat mengunjungi wilayah terdampak banjir di Desa Malangke.
” Bantuan yang dibawa sama Pak Wakil ke kantor desa berupa beras sebanyak 700 kilogram, mi instan 10 karton dan beberapa lauk siap saji, serta perlengkapan bumil, pakaian dan kasur, ” ujar Ratna, kepada awak media, Jumat (5/6/2026).
Ia menjelaskan, bantuan tersebut kemudian dibagi secara merata kepada warga yang terdampak banjir.
Menurut data pemerintah desa, terdapat sekitar 350 kepala keluarga (KK) yang terdampak sehingga seluruh bantuan dibagikan dengan mempertimbangkan jumlah penerima. Ia juga menjelaskan untuk memenuhi 350 paket tersebut, ada bantuan dari dinas sosial.
” Warga yang terdampak ada sekitar 350 KK, jadi kami upayakan untuk membagi secara rata bantuan yang diberikan oleh Pak Wakil. Beras yang 700 kilogram kami bagi menjadi 350 paket sehingga setiap penerima mendapatkan 2 kilogram beras, ” jelasnya.
Ratna menegaskan, pembagian bantuan tersebut telah dilaporkan kepada pemerintah kabupaten sebagai bentuk pertanggungjawaban penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Selain bantuan beras dan mi instan, pemerintah desa juga memberikan bantuan tambahan kepada warga yang rumahnya terdampak cukup parah akibat banjir.
” Kami sudah sampaikan hal tersebut ke kabupaten. Untuk warga yang rumahnya tenggelam karena banjir, kami berikan bantuan lengkap termasuk pakaian dan kasur, ” terangnya.
Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan jumlah bantuan yang diterima karena dinilai tidak sebanding dengan bantuan yang dibawa Wakil Bupati Luwu Utara.
Namun pemerintah desa menegaskan bantuan tersebut dibagikan secara merata agar seluruh warga terdampak dapat menerima bantuan yang tersedia.












