30 Mei 2024, 5:22 pm

PT Vale Umumkan Capaian Kinerja Keuangan Tahun 2023 Meningkat 37 Persen

Liputan : Tim batarapos.com

Jakarta, batarapos.com – PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”, IDX Ticker: INCO) dan entitas anaknya (secara bersama-sama disebut sebagai “Grup”) hari ini mengumumkan pencapaian kinerja keuangan yang telah diaudit untuk tahun 2023, Laba tahun berjalan sebesar AS$274,3 juta atau 37% lebih tinggi dibandingkan dengan laba yang dicatat pada tahun 2022.

Tahun 2023 merupakan tahun yang luar biasa bagi PT Vale dalam banyak hal, kata Febriany Eddy, CEO dan Presiden Direktur Perseroan, PT Vale akan terus memenuhi janjinya, mencatat peningkatan produksi sebesar 18% dan EBITDA yang kuat sebesar AS$499,6 juta, meskipun menghadapi situasi pasar yang kurang menguntungkan, kedisiplinan dalam operasional dan keuangan yang dilakukan membuahkan hasil keuangan yang baik.

“ Kami juga berhasil mencatat saldo kas yang tidak dibatasi penggunaannya menjadi AS$698,8 juta pada akhir tahun, kami sedang berinvestasi, Saldo kas yang kuat ini akan memungkinkan kami untuk terus mencapai kemajuan yang baik dalam proyek- proyek pertumbuhan kami, hasil yang baik ini tentunya didukung oleh peningkatan kinerja keselamatan kami, dimana Total Recordable Injury Frequency Rate (TRIFR) kami turun dari 0,64 pada tahun lalu menjadi 0,31, dan kami telah menerima peringkat lingkungan PROPER Hijau (melampaui ketaatan) dari Pemerintah, untuk keempat kalinya.” Kata Febriany Eddy

Tahun 2023 juga merupakan tahun yang bersejarah menurut CEO dan Presiden Direktur Perseroan, Pada akhir bulan Maret, Presiden Joko Widodo mengunjungi Sorowako untuk meresmikan Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea, dimana kunjungan Presiden terakhir dilakukan 45 tahun yang lalu.

“ Dalam sambutannya, Presiden mengapresiasi operasional PT Vale sebagai acuan yang dapat ditiru oleh perusahaan pertambangan nikel lainnya, dalam kunjungan ini, Presiden juga menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama definitif antara PT Vale, Huayou Zhejiang Cobalt (“Huayou”), dan Ford Motor Company (“Ford”). Pada pertengahan bulan November, PT Vale bersama pemegang saham mayoritasnya, yaitu Vale Canada Limited (“VCL”), PT Mineral Industri Indonesia (Persero) (“MIND ID”), dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd (“SMM”), mencapai tonggak penting dengan penandatanganan Perjanjian Induk, sebuah langkah penting menuju pemenuhan kewajiban divestasi Perseroan berdasarkan hukum pertambangan Indonesia, yang juga merupakan prasyarat untuk mendapatkan perpanjangan izin operasi kami.” Jelasnya.

Produksi PT Vale pada tahun 2023 mencapai 70.728 metrik ton (“t”) nikel dalam matte, naik 18% dari produksi tahun 2022, yang merupakan hasil pelaksanaan strategi pemeliharaan kami di sepanjang tahun, Pada triwulan keempat tahun 2023 (“4T23”), produksi kami sebesar 19.084 t, tertinggi sejak 4T21.

Volume penjualan pada tahun 2023 meningkat sebesar 17% dibandingkan dengan tahun 2022 dan naik 20% dibandingkan triwulan sebelumnya (4T23 vs 3T23). Meskipun harga realisasi rata-rata kami lebih rendah pada tahun 2023, namun Perseroan mampu mempertahankan biaya produksi di AS$10.089 per t pada tahun 2023, yang berkontribusi pada kenaikan laba kotor sebesar 11% pada tahun tersebut.

“ Biaya produksi ini mengalami penurunan sebesar 12% menjadi AS$10.089 per t dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$11.444 per t. Penurunan ini disebabkan oleh lebih rendahnya biaya energi dan berbagai inisiatif peningkatan produktivitas yang telah kami lakukan,” Ungkap CEO dan Presiden Direktur Perseroan PT Vale.

Pada 4T23 konsumsi HSFO meningkat sebesar 17% bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, mengimbangi penurunan konsumsi batubara sebesar 17% karena ada peralihan dari batubara ke HSFO sebagai sumber energi pada bulan November hingga Desember 2023 karena adanya aktivitas pemeliharaan di tempat penggilingan batubara (coal mill). Kecuali batubara, harga rata-rata HSFO dan diesel pada 4T23 masing-masing meningkat sebesar 6% dan 5% dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

Kas dan setara kas Perseroan pada 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar AS$698,8 juta dan AS$634,0 juta. Sepanjang tahun 2023, Perseroan telah mengeluarkan belanja modal sekitar AS$286,3 juta, meningkat 31% dari belanja modal yang dikeluarkan pada tahun 2022 utamanya untuk modal pertumbuhan.

Masa Depan PT Vale 

PT Vale telah mencapai kemajuan yang berarti di proyek pertumbuhannya baik di Bahodopi dan Sambalagi (yang dikenal sebagai proyek Morowali), Pomalaa, dan juga Sorowako.

Untuk proyek Morowali, baru-baru ini PT Vale telah mendapatkan AMDAL baru untuk area tambang di Bahodopi dan juga kawasan industri Sambalagi. Laju pembebasan lahan untuk area pertambangan telah meningkat pesat sehingga memungkinkan PT Vale mencapai kemajuan yang berarti dalam pembangunan pertambangan, dan kini tengah melanjutkan pembangunan pelabuhan untuk pengangkutan bijih. Demikian pula, pekerjaan awal pembangunan pabrik di Sambalagi telah berjalan dengan baik, dan Vale sedang melanjutkan proses kontrak EPC untuk pembangunan pabrik dan infrastruktur pendukungnya.

Untuk proyek Pomalaa, Vale terus membuat kemajuan pada pekerjaan konstruksi awal tambang, sembari menyelesaikan proses tender EPC untuk pembangunan tambang di Pomalaa. Pasca penandatanganan perjanjian tiga pihak antara PT Vale, Huayou, dan Ford yang disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada awal tahun lalu, dengan gembira Vale menginformasikan bahwa Ford telah resmi bergabung menjadi pemegang saham PT Kolaka Nickel Indonesia (“PT KNI”), perusahaan patungan yang didirikan untuk membangun dan mengoperasikan pabrik HPAL di Pomalaa.

Program investasi ke tiga dalam agenda pertumbuhan Vale adalah Proyek Sorowako. Vale telah menandatangani perjanjian kerjasama definitif dengan Huayou untuk pembangunan HPAL di Luwu Timur. Saat ini Huayou tengah menyelesaikan semua perizinan yang dibutuhkan.

Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi pekerja lokal di sekitar operasi dan aktivitas bisnis, termasuk di proyek pertumbuhan Vale. Pada tanggal 31 Desember 2023, proyek pertumbuhan Vale mempekerjakan 98.6% pekerja Indonesia dan 67.6% pekerja lokal. Secara keseluruhan, PT Vale mempekerjakan 99.9% pekerja Indonesia dan 85.6% pekerja lokal, dimana 10.2% diantaranya adalah pekerja perempuan –partisipasi gender tertinggi dalam tenaga kerja kami yang pernah kami capai.

PT Vale telah mencapai banyak hal pada tahun 2023, dan masih banyak lagi pencapaian yang akan diraih pada tahun 2024. Vale akan fokus untuk menyelesaikan proyek-proyek pertumbuhan sesuai jadwal, dalam anggaran, dan sejalan dengan lingkup yang disetujui, dengan meningkatnya aktvitas pada proyek-proyek pertumbuhan, peran operasi Sorowako sebagai tulang punggung Perseroan akan menjadi semakin penting dan terlihat.

“ Kami akan terus meningkatkan disiplin operasional di operasi Sorowako untuk memberikan hasil yang lebih baik. Kami percaya bahwa ESG adalah bagian integral dari diri kami, dan dalam segala hal yang kami lakukan, tentu kami akan berusaha untuk memberikan kinerja ESG yang lebih baik. Kami selalu mengingatkan diri kami akan nilai-nilai utama kami yakni: Keselamatan jiwa merupakan hal terpenting, Menghargai kelestarian bumi dan komunitas kita, Ucap Febriany Eddy.

Untuk melihat ikhtisar pencapaian Perseroan. Pencapaian operasional dan hasil keuangan yang telah diaudit telah dirangkum pada halaman-halaman selanjutnya – semua angka dinyatakan dalam AS$ kecuali untuk produksi nikel dalam matte dan penjualannya yang dinyatakan dalam metrik ton.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan