Produktivitas Capai 6,2 Ton per Hektare, Bupati Delis Puji Kinerja Petani Desa Ronta

Liputan : Rudini

Morowali Utara, batarapos.com – Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, menghadiri Perayaan Padungku yang digelar Kelompok Tani Mansombu di Desa Ronta, Kecamatan Lembo Raya, Selasa (30/6/2026). Perayaan syukur atas keberhasilan panen musim tanam pertama itu dirangkaikan dengan peresmian Jembatan Koromalili yang diharapkan semakin memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Ibadah Syukur yang dipimpin Pdt. Tri Raksatami Tedampa, S.Th. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, pemerintah desa, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, serta anggota Kelompok Tani Mansombu.

Kehadiran Bupati Delis pada kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri. Selain menjalankan agenda pemerintahan, Desa Ronta merupakan kampung halamannya, sehingga momentum Padungku menjadi kesempatan untuk kembali bersilaturahmi dengan masyarakat, menyaksikan langsung perkembangan sektor pertanian, sekaligus menyerahkan manfaat pembangunan infrastruktur bagi warga.

Dalam sambutannya, Bupati Delis mengatakan tradisi Padungku merupakan warisan budaya yang sarat nilai spiritual karena mengajarkan masyarakat untuk selalu mengucap syukur atas setiap berkat yang diterima.

” Orang yang tahu bersyukur akan hidup lebih bahagia dan lebih sehat. Karena itu, tradisi Padungku seperti yang dilakukan Kelompok Tani Mansombu adalah warisan yang sangat baik. Kita bersyukur karena keberhasilan panen ini bukan semata-mata karena kehebatan petani ataupun pendampingan penyuluh, tetapi karena kasih karunia Tuhan yang memberkati tanah ini, ” ujar Delis.

Bupati juga mengapresiasi capaian produktivitas Kelompok Tani Mansombu yang mencapai 6,2 ton gabah per hektare. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras petani, pendampingan penyuluh pertanian, dukungan pemerintah, serta penyertaan Tuhan.

Ia menilai sektor pertanian saat ini menjadi salah satu bidang yang paling menjanjikan seiring meningkatnya harga berbagai komoditas pangan. Karena itu, masyarakat diminta terus mengelola lahan secara optimal agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

” Hari ini pertanian menjadi sektor yang sangat menjanjikan. Kalau dikelola dengan serius, satu hektare sawah mampu memberikan pendapatan yang sangat baik. Karena itu saya mengajak masyarakat terus mengolah lahan dengan sungguh-sungguh. Selain menyehatkan, pertanian juga meningkatkan kesejahteraan keluarga, ” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Delis turut memberikan apresiasi kepada para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang selama ini aktif mendampingi petani sehingga produktivitas pertanian di Desa Ronta terus mengalami peningkatan.

Usai menghadiri ibadah syukur dan Perayaan Padungku, Bupati Delis meresmikan Jembatan Koromalili. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, memperlancar distribusi hasil panen, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Desa Ronta dan sekitarnya.

Kepala Desa Ronta, Berkat Lemangga, S.Pd., mengatakan Padungku merupakan bentuk ungkapan syukur masyarakat setelah menikmati hasil panen yang melimpah.

” Padungku adalah wujud syukur kami kepada Tuhan atas berkat panen yang diberikan. Kehadiran Bapak Bupati sekaligus peresmian Jembatan Koromalili menjadi penyemangat bagi petani untuk terus meningkatkan produksi. Infrastruktur yang semakin baik akan mempercepat aktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Mansombu melaporkan kawasan persawahan di Mansombu memiliki luas sekitar 42 hektare dengan 42 kepala keluarga sebagai anggota kelompok tani. Pada musim tanam pertama tahun 2026, produktivitas mencapai 6,2 ton gabah per hektare dengan dukungan benih unggul varietas Inpari yang disalurkan melalui Dinas Pertanian.

Kelompok tani juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Morowali Utara atas berbagai program bantuan yang telah diberikan sejak 2023 hingga 2025, di antaranya bantuan benih unggul, 28 unit tangki semprot, serta dua unit mesin pascapanen yang sangat membantu meningkatkan produktivitas pertanian.

” Kami bersyukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah. Dukungan pemerintah melalui bantuan benih unggul, alat pertanian, dan pendampingan penyuluh sangat membantu kami meningkatkan hasil panen. Kami optimistis musim tanam berikutnya akan memberikan hasil yang lebih baik, ” ungkap perwakilan Kelompok Tani Mansombu.

Perayaan Padungku berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Morowali Utara.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan