Ada Pungli Proyek Tangki Septic di Luwu Timur ? Nama Penerima Juga Dialihkan !

1527

Luwu Timur, batarapos.com – Proyek tangki septic di Luwu Timur menuai sorotan, pasalnya, sejumlah penerima yang terdaftar namanya dialihkan ke orang lain, tak hanya itu, galian tangki septik pun dibebankan kepada penerima.

Ini terjadi di Desa Tarengge Timur, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, untuk bantuan tahun anggaran 2021.

Laporan masyarakat, terdapat lima penerima yang terdaftar namun namanya dialihkan ke orang lain, pengalihan nama ini pun tanpa sepengetahuan pemerintah Desa setempat.

Laporan lainnya juga menyebutkan bahwa rekanan proyek ini membebankan galian septik kepada penerima, dugaan pungutan liar (pungli) pun berlangsung?, ada penerima bantuan yang harus membayar 100 ribu untuk membuat lubang tangki septik.

“Untuk sementara ada lima orang yang dialihkan bantuannya, galiannya juga dibebankan ke kami, kalau kami tidak bisa, maka kami harus bayar seratus ribu untuk upah galian, makanya kami bingung ini bantuan seperti apa prosedurnya,” Ucap warga.

Pemerintah Desa Tarengge Timur yang mandapat aduan masyarakat pun bingung, pasalnya bantuan individu ini sifatnya langsung ke penerima.

Pemdes Tarengge Timur hanya sebatas mengetahui jumlah penerima sekitar 62 rumah tangga, dan daftar penerima, selanjutnya untuk prosedur penyaluran urusan antara Dinas terkait dan penerima.

“Memang ada beberapa aduan masyarakat yang namanya dialihkan maupun yang dibebankan galian, tapi kami juga tidak punya kewenangan, sepenuhnya kewenangan Dinas dan penerima, yang jelasnya sekitar 62 penerima disini,” Kata Sekdes Tarengge Timur.

Terkait bantuan septic ini, material yang diserahkan sesuai kebutuhan penerima dan hasil survey sebelumnya menurut Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Luwu Timur.

Untuk jenis kegiatan sendiri, Hery menjelaskan bahwa apapun bentuknya semua dibebankan ke rekanan bukan kepada penerima.

“Jadi ini secara individu, bantuan yang diberikan sesuai hasil survey, kalau sudah ada closednya yang diberikan hanya tangki septic, begitupun sebaliknya, kalau soal kegiatannya, itu semua dibebankan ke rekanan, bukan penerima,” Jelasnya.

Terkait pengalihan nama penerima, Hery akan melakukan koordinasi ke pemerintah Desa setempat.

Tim batarapos.com

SebelumnyaKapolres Luwu Utara Besuk Lago di RSUD Andi Djemma Masamba
SelanjutnyaPT Vale Serahkan Lahan Hasil Rehabilitasi Hutan