Ini Tanggapan CEO PT. Vale Soal 11 Poin Isu Strategis Bupati Luwu Timur

1231

Luwu Timur, batarapos.com – Menanggapi 11 Poin Isu Strategis Pertambangan melalui surat Bupati Luwu Timur nomor 540/0176/BUP Tanggal 4 Juli 2021 ditanggapi Chief Excekutive Officer (CEO) PT. Vale Indonesia Tbk (Febriany Eddy).

Febriany Eddy kepada batarapos.com mengatakan bahwa pihaknya saat ini mediskusikan terkait 11 poin tersebutm selanjutnya akan menjadwalkan diskusi secara langsung dengan Bupati Luwu Timur (Drs. Budiman, M.Pd).

“Saat ini tim terkait kami sedang mendiskusikan ke sebelas poin dalam surat bapak Bupati, dan kami akan mengusulkan untuk berdiskusi langsung secara terbuka bersama pak Bupati dan jajaran Pemkab Luwu Timur pada bulan Juli ini” Kata CEO PT. Vale.

Melalui Febriany Eddy, PT. Vale sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, serta harapan PT. Vale permasalahan tersebut dapat terselesaikan.

“Mengingat ini adalah topik yang strategis dan membutuhkan pembicaraan lebih komprehensif termasuk untuk memitigasi permasalahan lebih lanjut kedepan, Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pemkab Luwu Timur kepada PT Vale selama ini dan sangat berharap untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang ada dengan lebih baik lagi kedepan” Ungkap Febriany Eddy kepada batarapos.com.

Bupati Luwu Timur dalam suratnya menyoal 11 poin agar diklarifikasi PT. Vale.

  1. Status hak pengolahan Bendungan Larona (Larona DAM) yang telah lama dibicarakan dilingkup Pemkab Luwu Timur tetapi tidak pernah ada upaya formal yang dilakukan untuk meminta klarifikasi menegnai isu tersebut.
  2. Divestasi saham PT. Vale Indoensia oleh PT. Indonesia Asahan aluminium (Inalum) atau MIND ID, sebesar 20% telah diumumkan secara resmi di bursa Efek Indonesia tanggal 7 Oktober 2020, pelepasan saham tersebut sebagai kewajiban PT. Vale berdasarkan kesepakatan amandemen kontrak karya tanggal 17 Oktober 2014.
  3. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) selama ini telah berlangsung dengan berbagai pro dan kontra.
  4. Implementasl TJSL, hendaknya tidak hanya dilakukan oleh PT. Vale Indonesla, Tbk dan pemegang sahamnya, tetapi juga perusahaan swasta nasional yang telah beroperasi puluhan tahun di wilayah kabupaten Luwu Tlmur.
  5. Salah satu Isu yang selalu menjadi sorotan publik adalah pemberdayaan kontraktor dan pengusaha lokal, Secara normatif, baik di Kontrak Karya, UU Minerba No. 4/2009, UU No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas maupun UU Minerba No. 3/2020, secara tegas mewajibkan perseroan untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan terhadap pengusaha lokal.
  6. Berbagai keluhan masyarakat kami terima perihal mekanisme pelaksanaan TJSL PT. Vale Indonesia, Tbk. Kami meminta agar perusahaan memaparkan secara komprehensif mengenai bluprint TJSL, mekanisme penjaringan, mekanisme konsultasi, prioritas program, mekanisme implementasi, mekanisme monitoring dan bagaimana mensinergikan dengan program pemerintah kabupaten yang ada di wilayah pemberdayaan.
  7. Salah satu pemangku kepentingan yang paling utama di lingkar tambang PT. Vale Indonesia, Tbk adalah masyarakat adat yang secara turun temurun mewarisi wilayah ulayatnya dari generasi sebelumnya.
  8. Salah satu program unggulan kami di Luwu Timur adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia masyarakat Luwu Tlmur, Kami menyadari sepenuhnya bahwa salah satu kunci keberhasilan sebuah bangsa dalam bersaing dan merebut berbagai peluang adalah kuaIitas sumber daya manusianya, Olehnya itu, kami menginginkan perusahaan merancang program khusus dalam mendukung visi kabupaten dalam mencetak sumber daya manusia yang handal.
  9. Setelah beroperasi lebih dari lima puluh tahun, kami belum pernah mendapati putera puteri terbaik Luwu Timur direkrut di posisi Direksi atau Komisaris di perusahaan.
  10. Sewaktu saya menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga kerja, saya pernah mendengar inisiatif kolaboratif antara perusahaan dan pemerintah kabupaten melalui program yang dinamakan “Soft Landing Mining Cosure”. Program yang waktu itu dipimpin langsung oleh GM Mining telah memaparkan ke pemerintah kabupaten rencana membangun apa yang disebutnya sebagai “Saweri Gading Park”.
  11. Isu yang terakhir yang ramai dibicarakan publik adalah penempatan putra terbaik Luwu Timur diposisi Komisaris perusahaan, Sepanjang sejarah perusahaan, belum pernah ada putera Luwu Timur yang menduduki posisi Komlsarls atau Direksi di perusahaan.

 (HS)

SebelumnyaHadiri Sosialisasi Pilkades Damai di Mappedeceng, Bupati Luwu Utara Tegaskan Tak Ingin Pilkades Ditunda
SelanjutnyaPemdes Sindu Agung Adakan Musdes RKPDes Tahun 2022