Kasus Lakalantas di Bone, PT Fastrata Buana Tidak Bertanggung Jawab

804

Bone, batarapos.com – Tepat tujuh hari kepergian almarhum Sakka, pasca mengalami kecelakaan lalulintas di jalan poros Bone-Makassar dengan armada kendaraan distributor produk kopi kapal api milik PT Fastrata Buana kota Makassar.

Warga Dusun Lagero, Desa Bengo, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone ini tewas sehari setelah kecelakaan dengan sejumlah luka cukup serius diantaranya tulang leher patah, tulang rusuk, pergelangan kaki, rahang bagian bawah dan lutut bagian depan menganga.

Keluarga pasangan suami istri (Pasutri) A. Bakke (58) dan Barisah (64) tentu sangat terpukul atas musibah maut yang menimpa keluarganya itu, terlebih sosok almarhum adalah merupakan tulang punggung yang menopang kehidupan keluarga miskin ini.

Namun yang lebih menyayat hati dalam insiden maut ini tak lain dari pihak perusahaan PT Fastrata Buana yang terkesan tidak ada tanggung jawab kepada keluarga korban.

Padahal sebelumnya, seperti yang diberitakan oleh media ini melalui keterangan Asri Indah (33) tak lain pihak driver PT Fastrata Buana akan menyambangi keluarga ini bersama kelapa depot cabang Bone untuk berbela sungkawa atas musibah yang menimpa almarhum dan keluarganya.

Namun itu juga tidak dilakukan, bahkan Asri Indah saat dihubungi oleh batarapos.com melalui pesan WhatsApp tidak menggubris terkait pernyataanya itu.

Sementara itu Adik kandung Almarhum Sakka (Tola) sapaan menuturkan saat ini keluarganya tentu masih menunggu itikad baik terlebih kedatangan dari pihak perusahaan PT Fastrata Buana.

“Iyye belum ada datang dari pihak sopir (PT Fastrata Buana Makassar) ada informasi saya terima katanya kalau mereka takut dengan keluarga kami, padahal kami dari keluarga almarhum tidak seperti itu pak, musibah yang menimpa almarhum adalah takdir sang pencipta”, tegas Keluarga almarhum Sakka.

Tola menambahkan kasus lakalantas yang merenggut nyawa saudaranya itu sudah ditangani dari pihak PT Jasa Raharja cabang Kabupaten Bone untuk santunan bagi keluarganya.

Kami sudah disurvey (termasuk) menyiapkan berksas-berkasnya (yang dibutuhkan) (bahkan) diminta untuk berdamai”, beber Keluarga korban.

Tim batarapos.com/Yusri

SebelumnyaIni Kunci Sukses Budiman Sehingga Bisa Menjadi Bupati 
SelanjutnyaTabrakan Beruntun di Luwu Utara, Libatkan Enam Kendaraan dan Satu Warung Bakso