Liputan : Mhail
Luwu Timur, batarapos.com – Akibat curah hujan yang cukup tinggi,pemukiman warga Desa Wonorejo Timur Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur terendam banjir.
Sebanyak 96 rumah warga terendam banjir yang merupakan banjir kiriman dari desa Maleku dan desa Wonorejo kecamatan Mangkutana.
Keadaan tersebut sudah berlangsung lama namun belum ada tindakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten Luwu Timur serta Pemprov Sulawesi selatan.
Joni Tri Sulasmono selaku sekretaris desa Wonorejo Timur mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa upaya lokal untuk menangani hal tersebut termasuk melakukan gotong royong namun hal tersebut tidak merubah keadaan.
” Debit air dari Wonorejo yang kearah drainase jl. Trans sulawesi itu yang tidak tertampung sehingga ketika air yg diarahkan/dibuang ke sungai magege ternyata kalinya penuh/meluap juga. Maka kembali lah air itu dan naik lalu menyebrang ke wonorejo timur, ” Ujarnya, Senin,(04/05/2026).
Lebih lanjut Joni menjelaskan bahwa dibeberapa titik ketinggian air mencapai lutut orang dewasa sehingga beberapa masyarakat membuat sebuah pembatas air agar tidak terlalu banyak masuk kerumah namun hal tersebut juga sia-sia.
” Harapan kami pemerintah daerah dan seterusnya ke atas dapat menurunkan kebijakan untuk mengatasi permasalahan ini, sebab penangaangan lokal sudah tidak mampu menanggulangi penyebab dan dampak banjir ini, ” jelasnya.
Dalam waktu dekat pemerintah desa Wonorejo Timur akan bersurat ke pemerintah daerah dan juga balai untuk meminta solusi agar permasalahan tersebut bisa diatasi.













