Pasca Gempa Sulbar, Dua Ribu Pengungsi Butuhkan Sembako dan Tenda

245

Sul-bar, batarapos.com – Gempa bumi 6,2 mag, mengguncang tiga Kabupaten di Sulawesi Barat, Mamuju, Majene dan Polman, Jumat (5/1/21) dinihari tadi.

Berdasarakan data sementara terdapat 6 orang meninggal dunia, 24 orang luka-luka dan 2 ribuan orang mengungsi.

Sementara untuk materil di Kabupaten Mamuju, bangunan yang roboh Hotel Maleo, Kantor Gubernur Sulbar, Rumah warga (Pendataan) dan Jaringan listrik padam.

Di Kabupaten Majene, Longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju (akses jalan terputus), 62 unit rumah rusak (data sementara), 1 unit Puskesmas roboh dan 1 Kantor danramil Malunda roboh.

Sementara di Kabupaten Polewali Mandar, Gempa dirasakan cukup kuat sekitar 5-7 detik, Masyarakat setempat panik dan keluar rumah, Masyarakat saat ini masih berada diluar rumah mengantisipasi gempa susulan, Gempa tidak berpotensi tsunami.

Kebutuhan Mendesak korban gempa saat ini adalah, Sembako, Selimut dan Tikar, Tenda Pengungsi, Pelayanan Medis dan Terpal.

BPBD Kabupaten Majene, Mamuju dan Polewali Mandar masih melakukan pendataan dan mendirikan Tempat Pengungsi.

Korban dan keluarga korban juga dapat menghubugni Nomor Pengaduan / Call Center : 117 (Bebas Pulsa) atau mengetahui perkembangan melalui Instagram : pusdalops_bnpb dan Titterr : @Bnpbpusdalops

Sumber informasi : PUSDALOPS-PB BNPB

SebelumnyaPolisi Dirikan Posko Pengungsian di SMK Kota Tinggi 
SelanjutnyaDua Korban Tertimbun Gedung Kantor Gubernur Sul-Bar Masih Hidup