Pengadaan Pintu di SMPN 1 Pinrang Diduga Mark Up, Kwitansi Catut Nama Usaha Lain ?

576

Pinrang, batarapos.com – Nota belanja Dana BOS tahun 2020 untuk pengadaan pintu di SMP Neg 1 Pinrang diduga mark up dan catut nama pemilik usaha lain.

Itu terkuak setelah Baharuddin pemilik Usaha Dagang Sabindo mengklaim tidak pernah membuatkan pintu untuk SMP Neg 1 Pinrang sebagaimana yang tertera pada kwitansi belanja.

Enam pintu itu dianggarkan senilai Rp 10.500.000,- harga ini membuat Baharuddin melongo, lantaran harga pasaran secara umum yang ia jualkan jauh dibawah harga tersebut.

Saya tidak pernah buatkan pintu untuk SMP 1 Pinrang, apalagi bertandatangan, kenapa bisa ada kwitansi dan stempel saya disini, ini juga tulisan bukan tulisan saya, harga pintu disini hanya kisaran tujuh ratusan ribu saja” Bantah Baharuddin.

Baharuddin yang tinggal di Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua, kabupaten Pinrang ini kesal dan akan menuntut pihak sekolah jika mencatut namanya dan nama usahanya.

Terpisah, Kepala SMP Neg 1 Pinrang Drs. Muh. Saleh, M.Pd dikonfirmasi via handphone tidak memberikan keterangan secara detail.

Soal anggaran dana BOS saya tidak tahu persis berapa nilainya, apa lagi soal pengadaan pintu saya pun juga tidak tahu, Karena saya lagi di Makassar, nanti kalau saya sudah pulang,” Katanya.

Berbeda dengan Bendahara SMP 1 Pinrang, saat dikonfirmasi wartawan terkait isu tersebut, ia memilih bungkam.

Tim batarapos.com/ Idul

SebelumnyaMenko PMK RI Berikan Bantuan 20 Ribu Masker ke Majelis Santri Indonesia
SelanjutnyaDinas PMD Luwu Timur Gelar Rakor Persiapan Pilkades Serentak