Remaja di Tomoni Dikabarkan Bunuh Diri, Ini Pesan Terakhir ke Pacarnya !

6834

Luwu Timur, batarapos.com – BY Remaja asal Desa Lestari, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur yang tergabung dalam organisasi Ikatan Pekerja Seni dan Musik dikabarkan mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun.

Kabar bunuh diri itu diungkapkan Dhia pacar BY kepada batarapos.com, menurutnya BY (almarhum) menemuinya sehari sebelum dikabarkan meninggal dunia.

Saat bertemu, BY mengatakan akan meminta uang ke bosnya hendak membeli cincin untuk Dhia, selain mengatakan akan membeli cincin BY juga rencananya akan membicarakan ke orang tuanya soal keseriusan hubungan mereka.

Kemarin siang dia temui saya, Dia bilang mau minta uang sama bosnya, mau belikan saya cincin, terus malamnya dia mau bicara sama orang tua, tapi malamnya malah dia pergi begitu,” kata Dhia sembari menangis.

Jauh hari sebelum kejadian itu, BY pernah mengatakan ke Dhia bahwa, jika Dhia meninggalkannya maka BY akan mengambil jalan pintas.

“Sebelumnya dia memang sudah pernah bilang sama saya, kalau sampe saya yang pergi tinggal kan dia atau orang tuanya tidak kasi restu, Dia bakalan ambil jalan salah, sekarang ancamannya dia terbukti betul,” Ucap Dhia.

Dhia mengaku jika hubungannya dengan BY tidak direstui oleh keluarga, sehingga kerap kali niat Dhia mau meninggalkan BY lantaran tidak direstui, namun disisi lain, kata-kata BY terhadap Dhia menjadi pertimbangan Dhia untuk mengurungkan niatnya pergi.

Hubungan kami memang tidak direstui, seringkali saya mau pergi tapi saya ingat terus kata-katanya dia kalau mau ambil jalan salah kalau saya tinggalkan” Jelasnya.

Rekan se profesi almarhum menuturkan bahwa, almarhum semasa hidupnya dikenal tertutup dengan masalah pribadinya, almarhum kerap meniyindir soal kematian.

Dia itu kayak sudah lelah, tapi tidak mau cerita sama kita-kita, itu saja dia bilang kalau semua orang itu akan meninggal mau sekarang atau besok, itu terus dia sebut” Tutur rekan kerja almarhum.(Sbn)

SebelumnyaKAMMI Medan Menilai, Kerumunan Yang Ditimbulkan Jokowi Harus Ditindak Pidana
SelanjutnyaWujudkan Transparansi, Kapolri Launcing Aplikasi Dumas Presisi