Sarkawi Hamid : PMI Sangat Siap Mengelola UTD, Tinggal Tunggu Respon Pemerintah

123

Luwu Timur, batarapos.com – Adanya sorotan Publik akhir-akhir ini terkait ketersediaan Kantong Darah di Rumah sakit Awal Bros Soroako memantik Wakil ketua PMI angkat bicara.

Saat dikonfiemasi, Sarkawi Hamid yang menjabat wakil ketua bidang organisasi PMI Luwu Timur mengakui jika memang ada masalah operasional terkait pengadaan Darah, Sejak efektifnya pemberlakuan Permenkes No.83 tahun 2014 tentang UTD, BDRS dan jejaring pelayanan Transfusi Darah, dimana dalam pasal 2 ayat 1 menyebutkan UTD hanya diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah Daerah dan Atau PMI secara berjenjang.

Sehingga secara regulatif tidak dibenarkan ada pengelolaan selain yang tersebut, Oleh karena itu PMI kabupaten Luwu Timur telah mengajak Pemerintah Daerah untuk sesegera mungkin mempersiapkan UTD untuk mengelola Darah dan sekaligus sebagai penyanggah kebutuhan Darah di UTD yang ada di RSUD pemerintah Yang ada di Wotu.

Menurut Sarkawi Kebutuhan Akan Darah memang sangat tinggi, Persemester itu bisa membutuhkan 500 sampai 600 kantong darah, jadi pertahunnya dibutuhkan sebanyak seribuan lebih kantong Darah, Dan Rumah sakit I lagaligo yang mengelola UTD saat ini kerap kewalahan, sementara di PMI hanya bisa mempersiapkan Darah saat ada Donor Darah secara sukarela dan tidak bisa tersimpan lama.

“Sebetulnya para Donor kita sudah cukup banyak dan mereka setiap saat siap, Cuma kendala saat ini adalah sarana yang tidak memadai untuk mensuplay darah segar, Karena itu sebaiknya Pemerintah dapat mengajak pihak Vale maupun stake holder lainnya untuk segera membicarakan hal ini” Kata Sarkawi Hamid.

Sarkawi juga menjelaskan bahwa, PMI sangat siap mengelola UTD, dan kesiapan itu sejak dulu namun PMI masih menunggu respon pemerintah.

“Kami di PMI sejak awal sudah sangat siap, Bahkan satu tahun terakhir ini teman-teman pengurus PMI telah mempersiapkan Design Rencana Bangunan UTD yang direncanakan akan dibangun di Atue berdekatan dengan Rumah sakit nantinya, Dan saat ini kita tinggal menunggu respon Pemda, Adapun sarananya PMI pusat dan provinsi Insya Allah akan siap membantu beberapa peralatan transfusinya” jelas Sarkawi. (**).

SebelumnyaSat Binmas Polres Luwu Timur Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Maleku
SelanjutnyaRaih Suara Terbanyak, Muslimin Tumbangkan Incumbent di Pilkades Salekoe Tahun 2021