7 Maret 2026, 5:31 am

Bupati Delis Resmikan Puskesmas Panca Makmur, Perkuat Akses Layanan Kesehatan di Soyojaya

Liputan : Rudini

Morowali Utara, batarapos.com – Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, meresmikan Puskesmas Panca Makmur yang berada di Kecamatan Soyojaya, Kamis sore (5/3/2026). Kehadiran fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat memperkuat akses sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Peresmian tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah yang juga Ketua TP-PKK Morowali Utara, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt., Kepala Dinas Kesehatan Arif Paskal Pokonda, Kasat Pol-PP dan Damkar Buharman Lambuli, Camat Soyojaya Yan Berkat Haramai, Koordinator Perencanaan Rolex Rimson Maita, Kepala UPT Puskesmas Panca Makmur Musa Perlindungan Silitonga, serta jajaran tenaga kesehatan.

Rangkaian peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Morowali Utara. Setelah itu, Bupati bersama rombongan meninjau sejumlah ruangan pelayanan yang ada di puskesmas tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta pihak terkait untuk mendata kebutuhan peralatan medis yang masih perlu dilengkapi guna menunjang pelayanan kesehatan secara maksimal.

Dalam sambutannya, Bupati Delis menjelaskan bahwa bangunan Puskesmas Panca Makmur merupakan proyek pembangunan tahun 2019 yang sempat terbengkalai dan belum dapat dimanfaatkan. Pemerintah daerah kemudian mengalokasikan anggaran tambahan agar pembangunan dapat diselesaikan hingga akhirnya siap digunakan untuk pelayanan masyarakat.

“ Bangunan ini merupakan sisa proyek tahun 2019 yang sempat terbengkalai dan belum layak digunakan. Pemerintah daerah kemudian mengalokasikan anggaran tambahan sehingga hari ini bisa kita selesaikan dan resmi dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat, ” ujar Delis.

Ia menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Kabupaten Morowali Utara, yakni menghadirkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera. Menurutnya, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, pemerintah daerah menaruh perhatian pada dua aspek utama, yakni kemudahan akses pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu layanan.

Delis menjelaskan bahwa akses pelayanan kesehatan mencakup tiga komponen penting, yakni akses pembiayaan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta dukungan sumber daya manusia.

Terkait akses pembiayaan, ia menyebutkan bahwa Kabupaten Morowali Utara telah mencapai cakupan jaminan kesehatan yang sangat tinggi. Bahkan, daerah ini telah meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award selama lima tahun berturut-turut.

“ Artinya seluruh masyarakat Morowali Utara sudah memiliki akses terhadap jaminan kesehatan. Tidak boleh ada lagi warga yang tidak berobat hanya karena alasan biaya, ” tegasnya.

Dari sisi sarana dan prasarana, pemerintah daerah terus melakukan pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), hingga rumah sakit daerah.

Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah meresmikan Puskesmas Mayumba di Kecamatan Mori Utara, dan kini Puskesmas Panca Makmur. Selain itu, peningkatan fasilitas juga dilakukan di RSUD Kolonodale yang tahun ini direncanakan akan dilengkapi dengan alat CT-Scan serta layanan hemodialisa atau cuci darah.

“ Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Morowali Utara nantinya tidak perlu lagi dirujuk ke Palu untuk mendapatkan layanan cuci darah, ” kata Delis.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga berupaya memperkuat ketersediaan tenaga kesehatan melalui pengangkatan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk tenaga kesehatan.

Bupati menegaskan bahwa puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“ Wajah pelayanan kesehatan daerah ini ada di puskesmas. Karena itu saya berharap seluruh tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan terbaik, ramah, dan penuh kesabaran kepada masyarakat, ” ujarnya.

Menurutnya, tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab besar karena berhadapan langsung dengan masyarakat yang sedang sakit dan membutuhkan perhatian serta empati.

“ Menjadi tenaga kesehatan memang tidak mudah. Kita dituntut selalu sabar dan memberikan pelayanan terbaik, bahkan ketika menghadapi pasien dalam kondisi emosional. Tetapi jika dijalani dengan hati, itu juga menjadi amal ibadah bagi kita, ” tuturnya.

Dengan diresmikannya Puskesmas Panca Makmur, diharapkan jangkauan pelayanan kesehatan semakin luas serta kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Soyojaya dan sekitarnya, dapat terus meningkat

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan