Liputan : Yusri
Bone, batarapos.com – Warga Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone geram lantaran keberadaan tumpukan bekas galian proyek rehabilitasi irigasi yang dikerjakan pihak rekanan PT Wika, terkesan dibiarkan bertumpuk begitu saja hingga mengundang reaksi kecaman masyarakat setempat.
Tumpukan bekas galian saluran irigasi lama dan juga sisa pakai material proyek rehabilitasi irigasi tersebut, rupanya dinilai masyarakat cukup mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan petani atau pun pemilik Lahan sepanjang saluran di Dusun Libureng Desa Selli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone.
” Bekas dan sisa material ini sangat membahayakan jika dibiarkan terus bertumpuk dibahu jalan, apalagi ruas jalan Coppo Bulu setiap hari dilalui kendaraan , ” geramnya Habbe sapaannya warga Kecamatan Bengo. Selasa 16 Juni 2026.
Selain dititik saluran irigasi atau ruas jalan Coppo Bulu di Dusun Libureng, Desa Selli, penampakan serupa juga terlihat di Dusun Coppo Bulu Desa Tungke, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. Kabarnya tumpukan material dan bekas galian irigasi ini, merupakan ulah pekerja proyek atau Subkon dari pihak rekanan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
” Sudah lama selesai proyeknya , tapi bekas galian dan sisa materialnya tidak dirapikan. Mereka sudah pergi semua, ini namanya kurang ajar dan tidak tanggung jawabnya , ” geram petani berinisial BA warga Desa Selli, Kecamatan Bengo.
Warga juga membeberkan, jika selama ini masyarakat terpaksa harus turun tangan bergotong royong membersihkan tumpukan material tersebut yang dianggap cukup membahayakan kendaraan, terlebih diwilayah Desa Tungke, Kecamatan Bengo.
” Sebagian sudah digotong royong bersama pemerintah Desa, makanya tunggu ini informasinya itu kontraktor bagaimana ini bekas galianya, karena sudah ada yang turun kembali di saluran irigasi , ”
Diketahui proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan Irigasi utama tersebut merupakan kucuran dana pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengang Jeneberang, yang dikerjakan pihak rekanan kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. Terdapat dua titik pekerjaan PT. Wika atau PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Kabarnya proyek miliaran rupiah di dua Desa di wilayah Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone yakni Desa Tungke dan Desa Selli tersebut sudah memasuki tahap Provisional Hand Over ( PHO ) beberapa bulan yang lalu. Hingga diberitakan belum ada keterangan pers pihak penanggung jawab kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero), Tbk.
Sebelumnya diberitakan ” Diawasi Ketat Pegawai PSDA Provinsi, Abdul Salam Akui Proyek BBWS di Selli Tanpa Gambar ? ” Dan hingga diberitakan belum ada keterangan pers PT Wijaya Karya (Persero), Tbk.











