Bupati Morut Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman, Pemda Tertibkan Harga Sesuai HET

Liputan : Rudini

Morowali Utara, batarapos.com – Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, menegaskan bahwa stok LPG tabung 3 kilogram bersubsidi di wilayah Kabupaten Morowali Utara dalam kondisi tersedia. Namun, pemerintah daerah menemukan masih adanya penjualan di tingkat pangkalan maupun pengecer dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Rabu (1/7/2026)

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Morowali Utara dan acara ramah tamah, Rabu (1/7/2026).

” Tabung elpiji 3 kilogram di pasaran masih tersedia, hanya saja harganya lebih tinggi daripada HET. Karena itu, hari ini tim kami turun ke 10 kecamatan untuk memastikan pangkalan maupun agen menjual sesuai dengan HET, yaitu Rp26.000 per tabung, ” ujar Delis.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan, harga LPG 3 kilogram di pasaran saat ini masih berkisar Rp 35.000 per tabung. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Morowali Utara agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap dapat memperoleh LPG bersubsidi dengan harga yang semestinya.

” Nah, ini yang kita coba tertibkan supaya sesuai dengan HET yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, ” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Morowali Utara sebelumnya telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram sebesar Rp 26.000 per tabung untuk seluruh pangkalan di Kecamatan Petasia dan tiga kelurahan di wilayah Kota Kolonodale. Kebijakan tersebut ditujukan agar LPG bersubsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang kurang mampu.

Bupati juga memastikan bahwa kuota LPG bersubsidi untuk wilayah Kota Kolonodale tidak mengalami pengurangan.

” Untuk Kota Kolonodale sudah dilakukan sosialisasi. Kuotanya tetap sama, tidak ada pengurangan. Dari hasil pengecekan kami ke Bagian Ekonomi Setda Morowali Utara, tabung tersedia. Persoalannya hanya harga jual di lapangan yang masih di atas HET, ” jelasnya.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara serentak di 10 kecamatan, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara berharap seluruh agen dan pangkalan mematuhi ketentuan harga yang berlaku sehingga distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi tepat sasaran dan tidak membebani masyarakat.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan