Korban Ungkap Kronologis Pengeroyokan di Pallattae, Kapolsek Kahu : Dalam Lidik

2004

Bone, batarapos.com – Kasus pengeroyokan yang terjadi di Kelurahan Palattae, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, tepat didepan Kantor Bank BNI sekitar pukul 23.30 wita, Sabtu (12/12/2020) kemarin, cukup menghebohkan warga net setelah videonya beredar dijaringan internet.

Rekaman video yang diunggah dan beredar dimedia sosial terlihat sekelompok pemuda yang merupakan para pelaku dan belum diketahui identitasnya, terlibat secara beramai-ramai melakukan kekerasan terhadap korbannya dengan menggunakan tangan serta kaki untuk menganiaya disertai suara gemuruh dalam kerumunan yang ditayangkan.

Video tersebut jelas terlihat korbannya sangat kewalahan menangkis jumlah pukulan maupun tendangan yang diberikan para pengeroyok, hingga harus menahan rasa sakit yang dialaminya akibat jumlah pukulan maupun tendangan yang tidak terhitung mengenai tubuhnya.

Bahkan dalam rekaman juga terlihat sesekali korban tersebut mencoba memberikan perlawanan dengan membalas serangan terhadap para pengeroyok, hingga akhirnya juga mampu dilerai oleh beberapa warga yang turut menyaksikan.

Setelah dilakukan croscek pelacakan informasi, korban diketahui bernama Muh.Faisal (19) dan Akbar (17) keduanya adalah berkeluarga saudara sepupu, dan telah melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polisi Polsek Kahu secara resmi.

Dalam konfirmasinya kepada batarapos.com, Muh.Faisal mengungkapkan bahwa saat terjadi kejadian tersebut dirinya dan sepupunya Akbar sedang duduk berdua di TKP, sambil ngobrol berbincang-bincang. Namun, tiba-tiba datang sekelompok orang yang seperti mengenali Akbar dan langsung melakukan penganiayaan secara beramai-ramai.

Saat duduk-duduk tersebut (tiba-tiba saja) langsung dikeroyok (oleh para pelaku)”, cetus Muh.Faisal, Senin (14/12/2020).

Muh.Faisal membenarkan sebelumnya pernah terjadi masalah terhadap salah seorang temannya yang kemungkinannya kasus tersebut kuat dugaan adalah pemicu terjadinya kasus pengeroyokan tersebut.

Kan begini pernah ada masalahnya temanku tapi bukan saya yang punya masalah pas waktu itu toh, temanku cerita sama Akbar, jadi sepupuku ini yang ditandai“, pungkasnya.

Muh.Faisal maupun Akbar juga mengaku tidak mengetahui persis pokok permasalahan kasus yang melibatkan salah satu pelaku dengan seorang temannya tersebut.

Cerita-ceritaji bede itu temanku dengan pelaku tentang balapan pas cerita-cerita itu temanku langsung dikeluarkan pisau, kasus tersebut juga sudah lama terjadi”, tutur Muh.Faisal.

Dengan adanya laporan polisi secara resmi yang dibuat oleh Muh.Faisal dirinya berharap agar kasus ini bisa segera mendapat keadilan, adapun kondisi keduanya saat ini masih mengalami kesakitan dan meninggalkan bekas lebam maupun bengkak.

Saat ini nama-nama terduga pelaku sudah ada dan baru akan diserahkan kepada pihak kepolisian rencananya hari ini juga”, tandasnya.

Sementara Kapolsek Kahu Aiptu M.Amin,SE juga dalam konfirmasinya membenarkan adanya laporan tersebut, dimana kasus ini kini dalam penanganan pihaknya untuk ditindak lanjuti.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul setengah dua belas malam, dan mereka korban baru melapor sekitar pukul setengah dua, para pelaku sudah lari, kasus ini sementara dalam lidik”, ucap singkat Aiptu M.Amin,SE. (Zul/Yusri).

SebelumnyaDinsos Luwu Distribusikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Ponsel
SelanjutnyaSempat Kabur, Polres Luwu Utara Kembali Amankan Tiga Terduga Pelaku Pembakaran Mobil Relawan BISA