Panwas Larang Bupati dan Pabung Pantau Pemungutan Suara

638

Luwu Timur, batarapos.com – Bupati Luwu Timur  Muhammad Thorig Husler dan Pabung Luwu Timur Mayor Inf. Martinus Pagasing marah karena salah seorang Panwas Kecamatan Malili melarang Bupati memantau jalannya pemungutan suara di TPS. Kejadian ini berlangsung di TPS 01 Desa Manurung. Rabu (9/12/2020).

Tabe pak jangan ki di TPS, saya harus ingatkan ki ini karena saya juga ditegur dari 02,” Ujar Berti Faat Panwas Kec. Malili dikutip dari OKson.com.

Mendengar teguran tersebut Husler menjelaskan saya memantau ini dalam kafasitas saya sebagai Bupati Lutim yang menjadi penanggung jawab wilayah.

Saya turun kesejumlah TPS untuk memastikan apakah Pilkada ini berjalan lancar.

Saya tahu aturan, saya tidak masuk dalam TPS saya cuma mengecek jumlah wajib pilih. Dan tanggung jawab saya juga sebagai Bupati agar Pilkada ini berjalan sukses aman dan lancar,” Ungkap Husler.

Kemudian Pabung Luwu Timur. Mayor Inf. Martinus Pagasing, juga menjelaskan kalau kedatangannya bersama pak bupati dan tim Desk Pilkada hanya untuk mengetahui apakah pemungutan suara ini berjalan lancar.

Makanya kita melihat jumlah wajib Pilih yang di Tempel di luar TPS, dan bertanya apakah sudah datang semua memilih,” Ungkap Pabung.

Kami baru salah apabila masuk dalam TPS dan menganggu jalannya pemilihan,” Terang Pabung.

Sebelumnya Bupati Lutim terlebih dahulu memantau pemungutan suara di Desa Maliowo, kemudian masuk di Lakawali dan terakhir di Desa Manurung. Semua berjalan lancar kecuali di Desa Manurung ada Panwas nya yang keberatan.

Selain itu Kasatpol PP Indra Pawzi juga menjelaskan bukan pelanggaran kalau pejabat negara seperti Bupati melakukan pemantauan kesejumlah TPS. Karena tujuannya untuk memastikan apakah Pilkada ini lancar atau masih ada kendala. Lagi pula itu memang tanggung jawabnya.

Sepertinya Bawaslu ini tidak tuntas memahami aturan,” Tutup Indra Fawzi. (**).