Petani Desa Bunta Kembali Soroti Genangan Air, Produktivitas Sawah Menurun Drastis

- Advertisement -iklan

Liputan : Rudini

Morowali Utara , batarapos.com – Tuntutan para petani di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, kembali mencuat akibat persoalan genangan air yang menghambat aktivitas pertanian di wilayah tersebut. Kamis,(16/4/2026)

Kepala Dusun III Desa Bunta, Desy Manase, mengungkapkan bahwa genangan air hujan di area persawahan menjadi masalah utama yang hingga kini belum terselesaikan. Air yang seharusnya mengalir justru tertampung di lahan sawah, sehingga membuat kondisi persawahan bagaikan lautan.

iklan

“ Yang menjadi persoalan sekarang adalah genangan air hujan di persawahan tidak bisa mengalir. Dulu sebelum ada aktivitas perusahaan, petani bisa bercocok tanam hingga tiga kali setahun, ” ujarnya.

Namun, sejak adanya aktivitas Perusahaan produktivitas petani mengalami penurunan signifikan. Dari yang sebelumnya tiga kali panen dalam setahun, kini hanya mampu dua kali, bahkan saat ini sebagian besar petani hanya bisa panen satu kali dalam setahun. Itu pun tidak merata di seluruh areal persawahan.

“ Sekarang ini bahkan hanya sebagian sawah yang bisa diolah. Penyebab utamanya karena genangan air hujan tidak bisa keluar dari area persawahan, ” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut mendorong para petani untuk menuntut agar saluran air yang ada dapat dibuka kembali. Mereka berharap adanya normalisasi jalur air agar genangan dapat terurai dan lahan kembali produktif.

Sebagai langkah awal, pihak desa telah meminta bantuan kepada PT SEI untuk melakukan pembersihan jalur air. Pengerjaan difokuskan mulai dari area hauling hingga ke sungai LA’ ,supaya areal persawahan yang tergenang dapat mengalir dengan lancar khususnya di wilayah Dusun III dan IV desa Bunta

“ Harapannya, dengan dibukanya kembali saluran air ini, genangan bisa teratasi dan petani bisa kembali bercocok tanam seperti sebelumnya, ” tutup Desy.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan