Liputan : Tim
Luwu Timur, batarapos.com – Banjir kembali genangi permukiman warga di Desa Lambarese, kecamatan Burau, Luwu Timur.
Banjir menggenangi permukiman warga setelah diguyur hujan deras Senin malam, 01 Juni 2206.
Warga mengungkapkan, Desa Lambarese kecamatan Burau merupakan langganan banjir saat hujan deras.
Warga menyayangkan sikap pemerintah daerah dalam penanganan banjir yang kerap terjadi di desa tersebut.
” Kami warga Lambarese sangat menyayangkan sikap dari Pemerintah Kabupaten yang tidak mengambil sikap tegas untuk menangani persoalan banjir yang terjadi setiap hujan turun, ini telah terjadi kesekian kalinya,” Ucap Untung Warga desa Lambarese.
Dia mengungkapkan bahwa aktivitas PTPN Burau salah satu penyebab banjir yang kerap terjadi di Lambarese.
” Yang mana pihak PTPN Burau pula melakukan pekerbunan sawit di atas tanah HGU itu tidak memberikan tanggungjawab untuk melakukan pengerjaan saluran air yang berada di atas wilayahnya,” Ungkapnya.
Sebagai warga desa Lambarese yang terdampak langsung dengan banjir, Untung meminta Pemerintah Daerah Luwu Timur untuk mengambil langka tegas untuk persoalan banjir ini.
Dia juga menyinggung adanya Agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Luwu Timur pada Rabu 20 Mei 2026 lalu terkait Persoalan banjir namun tidak membuahkan hasil.
” Telah dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat hasilnya juga hanya sebatas Kue Manis tidak ada tindakan yang nyata, Luwu Timur akan susah menjadi Juara jika banjir hal seperti ini tidak mampu ditangani,” Ujar Untung.












