12 Maret 2026, 6:42 pm

Proyek Talud di Selli Bengo Tanpa Galian, Gunakan Semen Merdeka dan Batu Kapur !

Liputan : Yusri

Bone, batarapos.com – Pekerjaan proyek penyelenggaraan jalan Kabupaten yang dipusatkan di Desa Selli, Kecamatan Bengo, tepatnya ruas Selli-Nyapereng Dusun Nyapereng diduga abaikan kualitas pekerjaan.

Bagaimana tidak, material seperti batu yang digunakan seharusnya berkualitas untuk memastikan ketahanan struktur jangka panjang, namun justru terabaikan oleh pihak rekanan kontraktor dan memilih menggunakan batu kapur dan semen merek merdeka untuk menghemat biaya.

Hasil pantauan batarapos.com di lokasi proyek pekerjaan pembangunan jalan BKP paket 01, bersumber dari dana bantuan keuangan provinsi tahun anggaran 2025, melalui Pemerintah Kabupaten Bone Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang selaku pengguna anggaran memperlihatkan pekerjaan yang terkesan buruk rupa.

Padahal nilai pagu anggaran yang dikucurkan pemerintah tidak tanggung-tanggung, sebesar Rp 7.075.626.722.00 yang tersebar di ruas Selli-Nyapereng, Kecamatan Bengo, dan ruas Pabbacue – Lonrong, Kecamatan Ponre, yang dikerjakan CV. Amarta Konstruksi selaku pemenang tender.

Pekerja proyek penyelenggaraan jalan kabupaten ini mengaku hanya subkon dari CV. Amarta Konstruksi, mereka bekerja sesuai intruksi dari seseorang bernama Kadir yang merupakan pihak ketiga di pekerjaan proyek tersebut.

Amin mengaku selama sepekan bekerja, ia tidak pernah melihat batang hidung pihak Dinas terkait untuk mengawasi pekerjaannya, dan hanya di monitoring oleh pihak ketiga bernama Kadir. Lebih parahnya lagi Herman bersama rekannya bekerja tanpa melihat desain gambar perencanaan.

” Tidak pernah lihat gambar hanya disampaikan saja ukurannya sekian, memang tidak ada galian karena ini penambahan talud saja ,” kata pekerja bernama Amin saat dikonfirmasi batarapos.com Kamis, 12 Maret 2026

Amin dan rekan mengerjakan talud ruas Selli Nyapereng kurang lebih 2 kilo meter, hanya mengikuti bangunan talud lama yang dianggarkan sebelumya oleh pemerintah Desa menggunakan kucuran Dana Desa, tanpa dilakukan pembongkaran.

” PT Amal Laponindo di suruh kerja begini pak, “lanjunya Amin.

Hingga diberitakan belum ada keterangan pers pihak kontraktor.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan