Karnaval Budaya di Luwu Utara Gunakan Pakaian Tak Senonoh, Ini Tanggapan Sejumlah Tokoh Masyarakat

16

Masamba, Batarapos.com – Kegiatan Karnaval Budaya yang bertajuk Masamba Culture Carnaval yang diadakan di depan Rujab Bupati Luwu Utara, Kamis (15/4/19) kemarin, menjadi sorotan Politisi dan tokoh Pemuda serta sejumlah tokoh masyarakat.

Anggota DPRD Luwu Utara, Karemuddin, bereaksi keras atas kejadian tersebut. Ketua DPD Partai PAN tersebut menganggap hal ini sebagai sesuatu yang sangat memalukan.

“Apa serendah ini budaya di kampung kita, jangan pamerkan hal-hal yang membuat orang berdosa karena kita,” kecam Karemuddin, Jumat (16/8/19).

Pasalnya, kegiatan yang digelar Pemda Luwu Utara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menampilkan kostum yang dinilai tidak beradab dan tidak mencerminkan budaya lokal.

Karnaval yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 RI tersebut, tampak sejumlah peserta memakai kostum yang “nyeleneh” bahkan ada pria yang mengunakan pakaian dalam wanita (Bra) tanpa mengunakan baju.

Politisi senior itu juga mengingatkan bahwa Luwu Utara mengusung visi misi religius dan harusnya tidak ternodai dengan cara yang tidak beradab.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda Masamba, Midun Paturusi juga menyayangkan kejadian tersebut.

“Saya lahir dan besar di Masamba, tidak pernah saya lihat pakaian adat seperti itu. Ini adalah bentuk pelecehan budaya dan akan kami polisikan hal ini,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak panitia terkait pemakaian kostum pada kegiatan karnaval tersebut. (Drs)

SebelumnyaIkuti Jalan Santai, Bupati Husler Jadi Rebutan Selfie Warga Burau
SelanjutnyaKapolsek Lappariaja dan Kades Liliriawang Lepas Peserta Off Road dan Adventure